Langsung ke konten utama

Postingan

Diantara Ragu dan Sendu (Laili Maghfiroh; 2021-12-5) Kadang, rindu juga tentang apa yang bisa mengerti tanpa harus dikatakan Terpenuhi walau tak nyata Memberi senyum walau bukan karenaku Sekarang semua seakan berbeda Nyata, namun kadang rindu juga sendiri tuk waktu yang lama Menjadi pribadi yang berbeda Atau mungkin tetap sama namun dengan status yang tak sama Terkadang saja sadar tentang nyata Jari yang pernah bertaut menjadi awal tuk diam pada dermaga yang satu Tak kembali jua pada lain dermaga yang kosong dan terbengkalai Sebuah masa yang penuh dengan hal fana Menjadi secangkir yang memabukkan namun entah akan mabuk lagi atau berhenti Mungkin, tidak untuk mabuk Coklat manis didepan mata ini apakah akan bertahan lama? Ataukah hanya sekejap dan menoreh luka Kemudian kembali mabuk dan lari ke segala arah? Entahlah, Takusah risau tentang rintangan, yang aku butuhkan hanya sebuah yakin Jalani saja apa yang bisa kakimu pijak wahai aku 
Postingan terbaru
Laili Maghfiroh,Juli 2020 Biarlah Jadi Pembelajaran Hidup tentang sebuah kesalahan Merajut asa dalam luka Memaksa fakta menabrak asmara Memotong luasnya dunia Memecah tata krama yang tlah terjaga Seakan lamanya terkira Hingga akhirnya Sang Kuasa Memenggal leher dengan sayatan luka Memecah harap yang telah liar adanya Sadarlah langkahmu tak sesuai Sebelum tangis pecah meluluhkan duniamu Sebelum menjadi kenangan yang terberai menyinggung lara Sudahi saja dari awal Agar tak menyesal Karena kau tau langkahmu sudah juntai dari awal Pijakkan kakimu pada tanah Buka matamu pada sinar mulia Memang menyilaukan namun benar adanya Menyakitkan namun harus diterima
Laili Maghfiroh, Juli 2020 Relakan Sudah cukup kedua pasang mata ini melekat Sudah saatnya tanganku kau lepas Sudah seharusnya langkah kita berdampingan Mungkin tak sekarang Dikehidupan setelahnya Saat kita memang ditakdirkan dengan restu Menyakitkan memang Namun kita hidup di raga yang Tuhan berikan Kita merasa dari hati yang Tuhan anugerahkan Kasih sayang kita temurun dari tangan kasih Tuhan Tak ada daya kita tanpa restu Tuhan Menangislah dan merajuk pada Tuhan Walau takkan merubah restu-Nya akan kita Setidaknya Ia tau kita tlah menerima karma Merengkuhlah pada keadaan Genggam fakta dan temukan bahagia yang sepantasnya Aku dan kamu berhak bahagia Meski tak menjadi kata "kita"
Cercah Harapan yang Punah Ciptaan : Laili Maghfiroh Kukira, diam membungkam Kukira, pasrah menengahi Ternyata, bungkamku pada diri hanya diam Ternyata, diamku hanya menekuk lututku tuk terpaksa bersimpuh Pasrah hanya bualan semata Pasrah hanya kudapan yang mengeringkan tenggorokan tanpa suguhan pelepas dahaga Kukira semua kan ada tuk menjadikan levih baik Ternyata tak ada yang terjadi Entah aku melangkah atau diam Seolah, sayu tak lagi ada yang perduli Semua semu Semua buram Karena luka yang mereka teguk Pahit, namun terpaksa mereka hirup Menyeruak dalam angan masing-masing, Tapi mereka tak ada hak untuk keluar Lantai mereka terlalu tipis dan licin Sedang, jurang menanti menelan bulat-bulat ketika lantai mereka retak

keluh dalam seikat puisi pendek

Tentang Rindu Teringat dulu Ketika sama-sama bersujud pada lantai dingin berlapis karpet hijau Mengharapkan wujud dalam rintih pengaduan Harapan kala itu yang kini terlaksana Justru meninggalkan rindu Pada bias air wudhu dari wajah2 peminta Berradu doa dalam sunyi dan tentram Pandangan yang menenangkan hati Orang yang hanya itu-itu saja Hey, Aku yang sendu ini Kembali terindu pada nuansa itu Terlebih pada kalian yang setia Yang sekarang berada di jalur berbeda Menempuh impian yang dulu disemogakan Semoga kalian selalu sehat Semoga kalian selalu berada dalam lindungan-Nya Dan.... Jangan lupa bahagia ^,^

Tugas Bahasa Indonesia (Biografi)

Sepenggal Cerita tentang Toha Toha Makhasin lahir pada tanggal 5 April 1978, tepatnya di Dusun Duwok, Desa Kebonagung, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang. Ia lahir dari pasangan Bapak Sunario dan Ibu Zumaroh. Ia merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Toha sama seperti anak pada umumnya, bersekolah di SD di daerahnya. Namun, ia tidak menuntaskan dasarnya. Ia dimasukkan ke pondok pesantren oleh orang tuanya. Namun, lagi-lagi ia pulang karena ia tidak betah berada jauh dari orang tuanya. Toha kecil memang seorang anak yang manja kala itu. Bahkan, ia masih digendong saat perjalanannya dengan orang tuanya menuju pasar. Setelah beranjak dewasa, Toha mulai menjalin hubungan dengan banyak orang di daerahnya. Ia juga kerap mengikuti perkumpulan remaja. Ia menjalin hubungan yang semakin luas. Bahkan, ia sering ikut pawai dan sering pergi dari daerah ke daerah. Toha pandai mengemudikan mobil, sepeda motor, serta mengerti tentang otomotif walau hanya bermodalkan otodidak. Akibatn...

LAPORAN HASIL PEMBELAJARAN LUAR SEKOLAH

SEKILAS TENTANG MUSEUM SANGIRAN Apa yang pertama kali kalian pikirkan setelah mendengar kata sangiran? Yak! Pelajaran sejarah. Museum sangiran yang berada di Kalijambe,kabupaten Sragen, Jawa tengah ini memang merupakan salah satu museum Situs waisan Dunia yang telah diakui oleh UNESCO sebagai museum dengan kleksi fosil terlengkap di ASIA,bahkan dunia. Di museum sangiran, dapat diperoleh informasi lengkap tentang pola kehidupan manusia purba di Jawa yang menyumbang perkembangan ilmu pengetahuan seperti antroplogi, arkeologi, dan sebagainya. Saat aku sudah berada di museum sangiran, aku merasa takjub dengan bangunan yang menyimpan banyak benda berharga dari masa lalu itu. bukan berlian atau sejenisnya, tapi tulang, sisa tumbuhan, dan binatang di jaman purba yang telah membatu atau biasa disebut fosil. museum sangiran dibagi menjadi tiga arena, yaitu sebagai berikut. ·          ➧ Arena pamer pertama adalah “Kekayaan Sangiran/Wealth of Sangiran”. Pada a...